7 Hal Penting Dalam Membina Hubungan Dengan Pria Lebih Tua
- Dec 17, 2017
- 4 min read

Tante Rany dan Tante Astrid are back!
Setelah membahas pria lebih muda yang kinyis-kinyis, tidak adil kalau kita tidak membahas kebalikannya. Alias, pria yang lebih tua. Mungkin kalian sudah tahu kalau beberapa tahun belakangan ini banyak wanita yang menggemari pria-pria yang lebih tua. Dari rambut yang sudah mulai beruban, ketenangannya, dan tentu kemapanannya. Sedikit kerut di pelipis matanya justru menambah kesan seksi dari pria yang matang.
Untuk tulisan ini, kategori pria yang lebih tua adalah mereka yang berbeda umur mulai dari 5 tahun lebih tua sampai seumuran papa dan/atau kakek kamu.
Jujur saja, pengalaman tante tidak begitu banyak dalam hal membina hubungan dengan pria lebih tua. Oleh karena itu, tante mewawancarai berbagai sumber untuk bisa membantu kamu memahami hubungan dengan pria yang jauh lebih tua.
Apa saja siy hal-hal yang harus diperhatikan?
1. Terlebih dahulu: apa yang kamu inginkan dalam sebuah hubungan?

Kamu tahu kenapa kami taruh pertanyaan ini sebagai nomor satu? Karena banyak orang, tidak hanya wanita, tidak tahu apa yang mereka inginkan dalam sebuah hubungan.
Berdasarkan pengalaman tante, ada baiknya kalau kamu menanyakan beberapa pertanyaan ini kepada diri kamu sendiri. Apa tujuan hidup kamu? Hubungan seperti apa yang akan mendukung tercapainya tujuan hidup kamu? Apa yang membuat kamu bahagia? Jenis pria seperti apa yang dapat menerima kamu apa adanya?
Ketika kamu dapat menemukan jawaban2 dari semua pertanyaan diatas, usia tidak lagi menjadi halangan.
2. Ingat, mereka adalah pria yang sudah matang!

Yang dimaksud dengan pria yang sudah matang disini adalah karakter mereka sudah terbentuk.
Jadi, jangan harap kamu dapat merubah dia menjadi seperti yang kamu inginkan, atau menjadi lebih baik misalnya. Dia bukan lagi seorang pria yang sedang mencari jati diri, dia tidak perlu diberitahu apa yang baik/buruk.
Kadang wanita cenderung ingin merubah pasangannya seperti yang mereka inginkan (Stop this habit, ladies!) dan lupa bahwa karakter adalah hal yang paling sulit dirubah, terutama bila pasangan kamu sudah mencapai usia yang matang.
Kalau kamu merasa kamu sanggup hidup dengan seorang pria dengan karakter yang sudah sulit untuk dirubah lagi, silakan lanjutkan. Kalau kamu tidak merasa sanggup, mungkin kamu bisa berpikir ulang mengenai hubungan kamu dengan dia. For a more mature guy, it’s take it or leave it!
3. Mereka tahu apa yang mereka inginkan

Pria yang jauh lebih tua biasanya tahu apa yang mereka inginkan.
Disini kami ingin berbagi dengan para pembaca kami yang mayoritas wanita: kalau kamu ingin membina hubungan dengan pria yang lebih tua, carilah pria yang memiliki keinginan yang sama seperti kamu atau mimpi yang sama. Misalnya, kamu dan dia memiliki mimpi untuk membuat usaha tempat ngopi bersama karena kalian berdua pecinta kopi. Mungkin kalian berdua suka banget travelling dan ingin berkeliling dunia bersama. Atau ingin membangun keluarga dan menjadi tua bersama.
Apabila di usia tua mereka masih tidak tahu apa yang mereka inginkan, saran tante siy, “Suruh ke laut aje daripada ngabis2in energi gue!”
4. Terimalah masa lalunya

Sebagian besar pria-pria yang jauh lebih tua ini adalah pria-pria yang pernah gagal dalam membina pernikahan atau ditinggal pasangan karena meninggal, atau memiliki anak. Dia mungkin duda cerai dengan anak 3 dan tidak berniat untuk memiliki anak lagi. Disini kita bisa lihat kalau ada keinginan yang cukup hakiki perbedaannya. Dia mungkin punya trauma dari masa lalunya. Atau, dia masih berkomunikasi dengan mantan istrinya, karena mereka punya anak.
Can you handle it? If you can’t, the door is right there and you can find another guy. Don’t pressure yourself. Kamu berhak memilih.
5. Dia bukan manusia super

Ini yang sering jadi salah kaprah. Banyak dari kita yang berhubungan dengan pria yang jauh lebih tua dengan harapan dia akan menyelesaikan masalah kita, tidak akan pernah marah karena dia jauh lebih dewasa, kita bisa terus-terusan bergantung sama dia, etc. Salah! Salah besar! Tante paling gemes kalau mendengar alasan pria lebih tua akan mengarahkan kita ke jalan yang benar. Kalau kamu ingin diarahkan ke jalan yang benar, saran tante siy download saja Google Maps atau Waze, sayang!
Dia tetap laki-laki biasa. Bahkan kadangkala dia sulit mengerti masalah kita karena perbedaan generasi, buntut-buntutnya kamu merasa dihakimi, merasa dia kurang dewasa lah, apalah.
Kamu berharap dia bisa hadir seperti satpam 24 jam. Kalau kamu ingin dijaga 24 jam, kata tante, “Coba posting di loker.com untuk cari bodyguard 24 jam, pasti banyak yang ngelamar.”
Pria yang lebih tua tidak membutuhkan tambahan anak ‘dewasa’ dalam hidupnya. He is not your father. Dia membutuhkan kamu sebagai partnernya.
6. Tidak sanggup lama -lama

Yes, we’re talking about bed activities here. Kalau kamu mengharapkan energiser bunny, tolong turunkan ekspektasi kamu. “Pria kan ga menopause, dia masih bisa kapan saja.” Dari perbincangan kami dengan pria-pria diatas tiga puluh tahun, beberapa dari mereka mengakui, kehidupan seks mereka berubah total karena stamina mereka sendiri.
Bisa dibayangkan kalau mereka di atas empat puluh tahun. Kadang stres akibat pekerjaan, masalah kehidupan, bisa mematikan selera dan … kemampuannya di atas ranjang. Pernah dengar mobil gagal starter? Yep, that’s real girls! Dan kami berharap kamu tidak keberatan dengan keriput dan uban di tempat-tempat yang tidak kamu duga, atau harapkan. 7. Money, Money Money!

Yes, we know girls, pria lebih tua biasanya lebih mapan secara finansial. Dan realita yang ada sekarang ini, itu adalah salah satu tujuan dari para wanita yang membina hubungan dengan pria yang jauh lebih tua. Dan memang pria yang jauh lebih tua biasanya sudah memiliki posisi yang bagus dalam kehidupan profesionalnya dan memiliki kemapanan secara finansial. Yah, minimal setahun sekali liburan ke Eropalah! Jangan lupa ajak tante yah!
Tante tidak pernah menghakimi siapapun atas pilihan yang setiap orang ambil. Kami percaya bahwa hidup manusia itu seperti roda, kadang diatas dan kadang dibawah. Jadi, walaupun kamu berniat untuk memantapkan langkahmu dengan pria kaya yang jauh lebih tua, janji pernikahan tetap sama yah, yaitu tetap bersama dalam suka dan duka, sakit atau sehat, dan miskin atau kaya.
Do you agree with what we have said above?? If you disagree, or you have more things to add, or you want us to discuss, drop us an e-mail, or leave us your reply! Anything!
And we are sorry for being MIA for quite awhile. Just remember, tante loves you!!

Comments