top of page

I QUIT!!

  • Jul 29, 2018
  • 3 min read

 Hai kesayangan, tante!!

Sedang apa? Lagi stres mikirin kerjaan? Capek lembur melulu? Muak sama kelakuan bos kamu?

Mungkin saat ini kamu berpikir ulang tentang pekerjaan kamu, atau inilah saat yang tepat untuk memikirkannya.

Berganti pekerjaan bukan hal yang mudah. Mirip dengan pacaran, pekerjaan juga jodoh-jodohan. Waktu dikejar, kelihatan indah. Pas sudah masuk kesana, tidak sesuai harapan.

Apakah hal yang tepat pindah kerja buru-buru? Apa alih profesi aja ya? Kamu, sedang emosi atau tidak?

Let’s talk about it. There are some factors that you need to really consider before you quit your job, or change it.

1.(Jangka) Waktu

Sudah berapa lama kamu bekerja di perusahaan ini? Sudah berapa lama kamu mengerjakan hal ini? Cukup lama? Atau baru satu atau dua bulan? Kalau baru beberapa bulan, tapi kamu belum sreg, mungkin karena kamu memerlukan waktu adaptasi lebih lama. Dan itu wajar kok. Tante pernah butuh waktu hampir setahun sampai menyatakan “Yea, I think I wanna stay here for a while”. Daya adaptasi orang berbeda-beda.

Lalu ternyata kamu sudah lama ada di posisi itu, di tempat itu. Let’s say, for three years. Tante selalu berpikir tahun ketiga biasanya adalah saat dimana kita merefleksikan diri. Apa sih yang sudah kamu raih selama ini, dari segi karir, dan perkembangan kita sebagai individu? Checking up on your personal growth is never wrong. Lalu, apa yang perusahaan atau karir kamu telah berikan sejauh ini? Sesuai ekspektasi, lebih, atau jauh?  Checklist, honey!  And we move on to next subject from this point.

2. Masa depan

Kita lihat adalah masa depan kamu di tempat ini, atau pekerjaanmu yang sekarang. Karena Tante yakin tidak semua dari kalian itu pegawai  kantoran. Mungkin kalian freelance accountant, make up artist, fotografer, atau owner dari sebuah bisnis.

Do you see yourself in this company in the next 2 years? Ada kemungkinan naik jabatan, bonus yang signifikan, atau kalau kamu ingin mutasi, memungkinkan ga?? Lalu, apakah perusahaan tempat kamu bekerja ini, akan lebih baik dari sekarang apa tidak? Kalau mereka mulai mengurangi banyak jumlah pegawainya, tidak ada salahnya berjaga-jaga sekalipun jabatan kamu strategis.  You’ll never know.

Kalau kamu kerja sendiri, apakah bisnis kamu akan maju atau tetap dibutuhkan di tahun-tahun ke depan? Do people still need your service or business in the next 2 years? Observe!! Kalau ya, kamu sudah harus mempersiapkan inovasi dan jurus-jurus baru karena persaingan pasti makin sengit. Contoh, sekarang berapa banyak make up artist baru bermunculan? Dulu cuma tahu Gusnaldi sekarang yang muda dan kreatif sudah banyak. You need to step up your game. Atau kalau kamu merasa bisnis kamu tidak bisa selamat sejauh itu, segera bereskan, dan cari peluang baru!! You can do it!! Ga gampang sih, tapi semua harus dimulai dari tekad!

3. Kebahagiaan

 Uang itu penting. Tapi kalau kamu tiap hari menggerutu di kantor, itu juga ga sehat. Bekerja jadi pegawai dimana-mana menurut Tante sama aja sih. Akan selalu ada saja masalah kemana pun kamu pergi. Kalau tidak sama bos, mungkin dengan rekan kerja kampret, atau mungkin dengan pekerjaanmu sendiri. Tapi toleransi ada batasnya. Kalau setiap kamu mau ke kantor kamu cemas berlebih, ketakutan akan apalagi yang akan kamu hadapi hari ini, mudah marah hanya karena hal kecil, itu pertanda yang tidak bisa diabaikan begitu saja.

Kalau kamu tidak bahagia lagi di sebuah tempat, ingatlah, di luar sana masih ada tempat untuk kamu.  Uangmu akan habis sia-sia kalau kamu tidak bahagia hanya untuk mengobati penyakit di hatimu. Ketidakbahagiaan adalah awal dari stres. Stres adalah sumber dari banyak penyakit. So, love yourself, and start moving on.

4. Kebutuhan Hidup

Kamu masih single? Menikah? Single parent? Menanggung seisi keluarga?? Kebutuhan hidup setiap orang itu berbeda. Misalnya, kamu dan rekan kamu sama-sama sudah menikah. Sama-sama punya anak. Tapi anak kamu dua orang, sedangkan dia cuma satu. Jelas kebutuhan kamu dan dia berbeda. Atau kamu sama-sama masih sendiri. Dia menanggung seisi keluarganya sedangkan kamu tidak perlu melakukan itu karena lebih berkecukupan. Gaji kalian sama besarnya, tapi dia mengeluh kekurangan. Jangan buru-buru menuduh seseorang kurang bersyukur. Tahu apa kamu dengan kebutuhan orang lain?

Sebelum kamu memutuskan menerima pekerjaan baru, coba deh dipikirkan baik-baik. Apakah pekerjaan baru nanti benar-benar mencukupi kebutuhan kamu, kalau selama ini dirasa kurang? Atau malah menghilangkan beberapa fasilitas dan kelebihan yang selama ini kamu bisa gunakan? “ Tapi kan ada kompensasi jumlah uangnya.”  Setimpalkah???

Only you can do the math, dear. Once you step out, most of the time, there is no coming back. Don’t be fooled by imitations while you already held a gold without you really reckoned.

Menurut Tante, itu sih, hal-hal yang paliiing penting. Dan.. jangan memutuskan waktu saat sedang emosi, atau bahagia berlebihan. Emosi bisa mendatangkan sesal. Senang yang berlebihan bisa membutakan kamu padahal sebenarnya sudah tidak tepat berada di suatu tempat, atau suatu pekerjaan.

Oke, sayangnya Tante. Segini aja dulu dari Tante. Tante will be back soon!

 
 
 

Comments


FOLLOW ME

  • Black Facebook Icon
  • Black Twitter Icon
  • Black Instagram Icon
  • Black Pinterest Icon
  • Black YouTube Icon

STAY UPDATED

POPULAR POSTS

TAGS

© 2017 by Kata Tante. Proudly created with Wix.com

bottom of page