top of page

Saying Goodbye To The Past - 7 Tips Untuk Melupakan Masa Lalu

  • May 14, 2018
  • 4 min read

Hello kesayangan Tante!

How are you these days? Sorry for being MIA. Life happens, shits happen, so many things to be taken care in real life. Blah blah blah.. you know how it is. Masih ingat tidak artikel pertama tante yang berjudul “How Do You Heal A Broken Heart?” Nah, tulisan berikut ini adalah lanjutan dari artikel tersebut. After you heal your heart, than what?

Yang biasanya terjadi setelah rasa patah hati itu hilang adalah bermacam-macam gelombang kehampaan dan kegiatan-kegiatan non-produktif seperti me-refresh halaman Facebook, Instagram, dan Twitter si mantan ratusan kali cuma buat mengintip yang mana yang lagi dekat sama dia (ngabisin kuota, woi!), atau malah berusaha untuk membina komunikasi yang baik dengan ibunya, kakaknya, adiknya, bapaknya, sahabatnya, dan siapa saja yang dekat dengan si mantan.

Helloo, mantanmu udah swipe Tinder ke kanan, ke kanan, ke kanan, terus aja kayak ibu-ibu joget di kondangan. Dan setiap hari kita ngebahas tentang si mantan ke teman-teman atau siapa saja yang bersedia mendengarkan kita. Kamu ga kasian sama temenmu yang dengerin? Emang yang punya mantan kamu doang?

Let’s have a serious talk about this. Based on our own experience (trust us, you don’t want to know), apabila kamu masih sering melakukan “kegilaan” diatas, itu artinya kamu belum berdamai dengan masa lalu kamu. Kami banyak introspeksi pada saat kami membahas topik ini, karena sejujurnya berdamai dengan masa lalu tidak pernah mudah. But life goes on, matahari tetap terbit setiap pagi dan selalu ada cowo2 baik hati dan imut untuk kamu kencani setiap weekend.

So, the real reason why we wrote this is because we want all of you, including us, to be happy with ourselves and move on. But how?

1. Akui bagian kesalahan kamu

It takes two to tango. Akhir dari sebuah hubungan tidak hanya kesalahan dia saja, kamu juga pasti punya andil. Ini penting, Jangan memberikan unfinished business untuk diri kamu sendiri. Akui, ke dirimu saja. Lalu maafkan dirimu. End of story.

2. Burn, baby. Burn!

Menyingkirkan semua yang ada hubungan dengan dia itu tidak apa-apa lho, kalau kamu merasa itu jadi mengganggu. Jadi kalau kamu suka mengingat momen - momen bersama dia, janji-janji yang kalian bagi…. Ah sudahlah! Singkirkan saja. Berikan pada yang lebih membutuhkan. Benar-benar butuh pelepasan emosi? Bawa ke halaman, siram bensin, dan ambil korek api. Biarkan kenangan benar-benar dilalap api.

3. Look good all the time.

Hey, ini penting! Bukan buat cari pacar lagi (itu bonus). If you look good, you will feel good. Dan orang-orang reseh tidak bisa membaca apakah kamu sedih, atau susah. Don’t let people judge you. Don’t let them define you from your grief. Karena terkadang, yang lebih kejam dari mantan itu adalah lingkungan.. dan netijen, saudara-saudari..

4. Enjoy your weekend!

Habis putus, wiken jadi banyak sendiri deh.. Enaknya ngapain ya? Weekend getaway kemahalan atau kejauhan? Kita siy suka banget staycation di hotel yang harganya cukup terjangkau dan memanjakan diri dengan berenang pakai baju renang cantik sambil foto2 dan pergi ke spa. Kalau hati belum bisa relax, setidaknya badan dibuat relax, Love!

5. Banyak-banyakin piknik deh alias banyak ikut kegiatan

Yeah, we know, at this age, thinking about joining a new book club or meeting new friends are just too much! Tapi sayang, kunci untuk kembali menjadi dirimu sendiri adalah dengan keluar dari zona nyamanmu dan menyibukkan diri supaya kamu gak keseringan melihat ke belakang. Tidak ada salahnya kow ikutan MeetUp.com sesuai dengan hobby atau ketertarikan kamu.

6. Jangan GE ER

Now, we’re talking about social media here! Seperti kebanyakan hubungan antar manusia di zaman internet ini, kita pasti berteman dengan mantan kita di media sosial. Dan kadang, bagian ini yang sebenernya paling mudah tapi justru paling kompleks. Terutama kalau mantan posting foto-foto yang menunjukkan bahwa dia bahagia apalagi bersama dengan cewe barunya. Sedangkan kita masih tetap selimutan di kamar dan menatap nanar foto2 dia yang bahagia.

Okay, I was exaggerating, tapi intinya semua cewe, CATAT: semua cewe, pernah stalking social media

mantan dan ada sedikit rasa sakit ketika melihat bahwa mantan baik2 saja tanpa kita. Yang sering terjadi di kemudian hari adalah, kita merasa bahwa postingan itu untuk menunjukkan kepada kita bahwa dia bahagia tanpa kita.

Benar atau tidaknya mantan kita posting di social media untuk pamer ke kita, ini saatnya kita merubah mindset kita. Ini saatnya tante harus kejam kepada kalian: not everything is about you darling and remember you’re not his anymore and he’s not yours. Jadi, mau mantan foto jungkir balik kek, pasang status quote happiness yang nyindir2 kek, anggap aja dia lagi sial hari itu, mungkin dia baru piknik ke luar negri atau habis kecopetan.

7. Piknik sama keluarga

Jujur saja, menghabiskan waktu bersama keluarga adalah kegiatan favorit kami. Hanya keluarga kitalah yang akan selalu menerima kita apa adanya tanpa embel-embel apapun. We know some people think it’s kind of boring, but actually it’s not. Salah satu tips dari tante adalah perbanyak mendengar. Kami jarang bercerita tentang kesedihan kami terlalu banyak dengan keluarga, tapi kami banyak mendengarkan celotehan keluarga kami. Lumayan cynttt…..jadi bisa tahu gosip se-RT dari mama tercinta!

Bagaimana menurut kamu tentang tips berdamai dengan masa lalu dari tante? Kamu juga harus ingat bahwa berdamai dengan masa lalu juga butuh proses. Beri diri kamu waktu untuk menjalani semua langkah-langkah diatas. Cepat atau lambat, kamu akan merasa lebih baik dan kembali menjadi dirimu sendiri lagi.

Kamu punya pengalaman yang berbeda mengenai berdamai dengan masa lalu? Atau kamu ingin menambahkan daftar diatas? Berikan komentar dibawah karena kami ingin mendengar dari kamu!

Comments


FOLLOW ME

  • Black Facebook Icon
  • Black Twitter Icon
  • Black Instagram Icon
  • Black Pinterest Icon
  • Black YouTube Icon

STAY UPDATED

POPULAR POSTS

TAGS

© 2017 by Kata Tante. Proudly created with Wix.com

bottom of page